Sebelumnya

Hingga Tak Lagi

10/02/19


Aku jenuh
Dengan bising kendaraan
Dengan polusi menyesakkan
Dengan hirupikuk jalanan kota
Dengan rutinitas hingga menghela nafas

Aku lari
Dari tugas dan kewajiban
Dari rapi tatanan meja kerja
Dari antrean kendaraan di lampu merah
Dari media yang mengatasnamakan kemanusiaan

Aku kembali
Pada alam yang memberkahi
Pada udara dingin menyelimuti
Pada kicau burung siang hari
Pada buku dan secangkir kopi

Aku bahagia
Melihat senyummu merekah ruah
Melihat tawamu lepas dari sangkarnya
Melihat pipi merah merona
Melihat kamu sebagai pusat semesta

Hingga, . .

Aku tidur
Diatas dipan tua kita
Berselimut etnik khas kesukaan kita
Keriput kita sudah dimana-mana
Aku kembali tidur disebelahmu yg tak lagi muda
Hingga tak lagi aku bisa membuka mata



Aksara Renjana
Kacamatabulan.com



Tidak ada komentar:

Posting Komentar